Jumat, 18 November 2011

Indonesia Akan Jadi Incaran Produsen Komputer Dunia

Meskipun krisis ekonomi masih menghantui Uni Eropa dan Amerika serta mengancam pelambatan perekonomian dunia, perkembangan pasar komputer jenis notebook ataupun desktop di Indonesia justru tak terpengaruh sama sekali.
Bahkan, para produsen komputer kini mulai mengalihkan pasarnya ke Indonesia untuk menggenjot penjualan.


Direktur Pemasaran PT Acer Indonesia, Daniel H Rustandi, mengatakan meski menghadapi krisis global, pasar Indonesia masih tumbuh positif, bahkan dari tahun ke tahun cenderung terus meningkat.

"Saya rasa kalau sekarang di Indonesia masih positif. Kalau melihat pertumbuhan ekonomi juga masih bagus, dan krisis ini masih belum berpengaruh pada pasar komputer Indonesia," kata Daniel H Rustandi, ketika berbincang dengan VIVAnews, di Jakarta.

Daniel mengungkapkan, pasar komputer di Indonesia selama lima tahun terakhir masih menunjukkan tren positif. Bahkan, beberapa tahun terakhir, pasar Indonesia justru menjadi incaran para produsen komputer dunia. "Karena investasi naik terus, pertumbuhan memang bagus sekali dan daya beli juga naik terus," kata dia.

Untuk itu, Daniel optimistis permintaan komputer masih akan meningkat bahkan hingga 2012. Alasannya, anggaran belanja pemerintah setiap tahun masih meningkat, pertumbuhan ekonomi masih positif, dan investasi domestik maupun asing masih tetap mengalir. "Itu mendukung penjualan personal computer (PC)," kata dia.

Data penjualan hingga kuartal II-2011 menunjukkan, produk Acer masih menduduki posisi pertama dalam pangsa pasar komputer di Tanah Air. Untuk komputer jenis notebook, pangsa pasar Acer mencapai 30-33 persen. Sementara itu, komputer PC mencapai 20-25 persen. 

"Tahun ini ditargetkan sekitar 5 jutaan, itu setahun. Itu market share di Indonesia seluruh PC notebook dan desktop," kata Daniel.

Acer, Daniel melanjutkan, tetap menargetkan untuk menjadi produsen terbesar di pasar Indonesia. "Sebenarnya yang menjadi patokan kami adalah berusaha nomor satu, pertumbuhan Indonesia masih positif, maka volumenya meningkat juga," ungkapnya.

Sebagai informasi, penjualan produk teknologi informasi pada akhir tahun ini diprediksi meningkat hingga 40 persen. Tren tinggi penjualan itu karena akhir tahun merupakan waktu pembelanjaan komputer yang dilakukan oleh beberapa perusahaan.

Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo), memperkirakan penetrasi komputer diharapkan naik pada tahun depan. Pada 2012, penjualan komputer diperkirakan mencapai 1,6 juta unit. Jumlah itu hanya naik sedikit dibanding 2011 yang mencapai 1,5 juta unit.

Sementara itu, untuk komputer desktop, penjualan desktop pada 2010 mencapai 1,2 juta unit dan naik menjadi 1,5 juta unit pada tahun ini. Tahun depan, penjualan komputer desktop bakal kembali naik menjadi 1,6 juta unit.

Tren penjualan komputer desktop berbeda dengan penjualan portable, tablet, netbook, dan notebook yang diperkirakan hingga 5,2 juta unit pada 2012. Total penjualan komputer desktop dan portable diharapkan naik menjadi tujuh juta unit pada 2012.
Saat ini, tercatat penetrasi komputer di Indonesia hanya lima persen dari total penduduk atau sekitar 15 juta unit. Jumlah ini masih jauh dibandingkan negara tetangga seperti Singapura yang mencapai 90 persen, Malaysia 73 persen, Thailand 55 persen, dan Vietnam 12 persen. 


sumber: VIVAnews

1 comments:

Posting Komentar